Membuat iklan di sosial media maupun di platform konvensional sejatinya memerlukan banyak hal, terutama perlu adanya pengetahuan tentang formula Copywriting, hal tersebut secara tidak langsung harus dikuasai seorang Digital Marketing atau orang yang bergelut di bidang kreatif.
Era digital menggeserkan banyak persepektif dalam beriklan, Formula Copywriting adalah jawaban dari segala hal permasalan yang terjadi saat seorang digital marketing membuat iklan. Sebab, keberhasilan suatu brand tidak hanya dilihat dari produknya saja akan tetapi dilihat dari struktur copywriting yang dibuat.
Dalam penerapannya ada banyak formula copywriting yang bisa digunakan dalam berbagai pembuatan iklan, akan tetapi tidak semua formula copywriting bisa digunakan, karena tidak semua cocok untuk setiap jenis iklan yang akan disampaikan. Maka dari itu agar kamu lebih tahu tentang pembuatan iklan yang baik, berikut ini beberapa formula copywriting;
1. FORMULA AIDA (Atention, Interest, Desire, Action)
Model AIDA diyakini aplikatif dalam berbagai media iklan, mulai dari iklan digital sampai offline yang tampil di jalan. Meskipun begitu, tujuan digunakannya AIDA marketing dalam copywriting tidak langsung menyasar ke pembelian, ya.
AIDA lebih bertindak sebagai pembujuk yang merayu konsumen untuk mau berkenalan dengan produk yang perusahaan tawarkan. Baru setelahnya AIDA menyasar penjualan. Seperti yang Anda mungkin sudah tahu bahwa model formula AIDA terdiri dari:
- Atention (perhatian): Pada formula ini, Anda harus membuat kalimat iklan yang menarik perhatian audiens.
- Interest (minat atau ketertarikan): Kalimat tersebut harus mampu menarik minat konsumen untuk membaca copy sampai habis.
- Desire (keinginan atau hasrat): Lalu, pastikan kalimat yang Anda juga bisa membangkitkan hasrat konsumen untuk melakukan suatu tindakan.
- Action (tindakan atau aksi): Arahkan hasrat mereka untuk bertindak seperti yang Anda inginkan.
Contoh dari teori AIDA bisa Anda temui dari berbagai konten organik dan soft selling yang ada di media sosial dan landing page.
2. FORMULA 4C
Formula 4C merupakan formula yang wajib dikemas secara langsung guna menyasar inti pesan yang ingin Anda sampaikan. Formula tersebut pada dasarnya terdiri dari Clear (jelas), Concise (ringkas), Compelling (menarik), Credible (kredibel).
Contoh dari 4C dapat Anda lihat pada copy yang kami buat berikut.
“Menambah penghasilan tanpa modal bukan omong kosong belaka.”
“Anda bisa menambah pendapatan hanya dengan bermodalkan sepeda motor saja”.
“Motor tersebut dapat Anda manfaatkan untuk membantu klien StickEarn menyebarluaskan iklannya.”
“Maka, jika Anda ingin menambah pundi-pundi penghasilan dengan mudah, bergabunglah menjadi driver StickEarn dengan mendaftarkan diri melalui link di bawah ini”
3. FORMULA PAS (Problem, Agitate, Solution)
Formula PAS merupakan salah satu formula yang paling terkenal di industri saat ini. teknik promosi dengan pola PAS dinilai paling jitu. PAS mampu mendorong hasrat konsumen untuk mengenal dan bahkan membeli produk. Secara lebih rinci, PAS dapat kamu artikan sebagai berikut.
- Problem (masalah): PAS dimulai dengan melihat tantangan atau masalah yang dialami oleh konsumen.
- Agitate (membuat konsumen gelisah): Selain itu, PAS dikemas juga dengan kalimat yang dapat membuat konsumen gelisah.
- Solution (solusi): Barulah setelahnya, Anda membungkus copy iklan yang dibuat dengan menawarkan solusi dari masalah dan kegelisahan tersebut.
Jadi, jika disederhanakan, formula copywriting PAS adalah teknik membuat copy iklan yang dimulai dengan menjabarkan masalah yang dihadapi audiens, kemudian membuat mereka gelisah terhadap masalah itu, dan ditutup dengan menawarkan solusi berdasarkan produk yang Anda tawarkan.
4. FORMULA ACCA (Awareness, Comprehension, Action)
Formula ACCA adalah singkat dari Awareness, Comprehension, dan Action. Formula ini, menurut beberapa orang yang ahli di bidangnya merupakan formula yang menjadi andalan copywriter dalam meningkatkan brand awarenss.
Sebab, pada dasarnya ACCA tidak hanya Anda kemas dengan cara bujuk rayu, tetapi lebih menggunakan copy yang mengedukasi para konsumen mengenai manfaat produk. Jadi, USP produk lebih Anda tonjollkan.
Adapun contoh penulisan copywriting yang baik dan efektif berdasarkan formula ACCA ialah sebagai berikut.
“Sebagai startup periklanan OOH dan DOOH di Indonesia, StickEarn selalu berkomitmen dalam membantu klien menyebarluaskan iklan luar ruangan yang inovatif dan terukur.”
“Ada 11 layanan iklan outdoor yang bisa menjadi pilihan Anda, mulai dari Transportation Advertising, Digital Advertising, sampai Branding. Semua layanan tersebut, kami jamin, bisa membantu Anda meningkatkan penjualan.”
“Oleh karena itu, jika Anda ingin membuat iklan di luar ruangan yang lebih inovatif, Anda wajib bekerja sama dengan kami.”
Itulah beberapa formula copywriting yang bisa kamu gunakan untuk mempromosikan brand yang kamu miliki
